Bupati Berau Minta Jalur KSPN Bersih Sampah

oleh -15 views
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Bupati Berau menyoroti maraknya tumpukan sampah di beberapa titik sepanjang jalur utama menuju destinasi wisata unggulan. Pembenahan kebersihan lingkungan kini menjadi fokus mendesak, terutama pada rute yang menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan koordinasi lintas sektor antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) serta pihak kecamatan harus segera ditingkatkan. Ia menekankan pentingnya penyediaan bak kontainer sampah (amrol) yang bersinergi dengan camat setempat, termasuk pemasangan papan larangan membuang sampah.

Namun, kesadaran masyarakat dinilai masih minim karena aktivitas pembuangan sampah sembarangan terus berulang

“Sepanjang jalan itu, sudah kami sampaikan untuk menaruh amrol di sana. Sudah dipasang plang jangan buang sampah, malah makin banyak yang membuang di sana,” ujar Bupati saat penutupan Lomba Fun Fishing Udang Galah di Pulau Besing.

Ia mengungkapkan, kondisi di lapangan menunjukkan pemandangan yang kontras dengan visi daerah wisata. Sampah plastik, botol, dan gelas bekas tampak berhamburan di sepanjang jalan, sehingga merusak estetika serta kenyamanan para pelancong.

“Itu tugas Dinas Pariwisata, tolong bersinergi dengan kecamatan. Ini jalur menuju daerah KSPN, tetapi masih ada sampah di kiri dan kanan jalan. Sampah plastik sudah memenuhi sepanjang jalur,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Sri Juniarsih mengajak seluruh pemerintah kampung di sepanjang jalur KSPN untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan dari limbah plastik.

“Mari kita gerakkan kampung-kampung untuk membersihkan wilayahnya. Harapannya, sepanjang mata memandang tidak ada lagi botol dan gelas berhamburan. Pemandangan seperti itu sangat tidak nyaman dilihat,” katanya.

Bupati menegaskan, menyandang status daerah KSPN bukan hanya soal membangun infrastruktur fisik, melainkan juga menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan. Target utama pemkab adalah memastikan wajah daerah tampil bersih dan ramah lingkungan demi menyambut kunjungan wisatawan.

“Ini harus kita sikapi secara serius. Ketika kita ingin mewujudkan daerah wisata, persoalan sampah yang harus kita tumpas lebih dulu, dan gerakan itu harus dimulai dari diri sendiri,” pungkasnya.

(adv/pem26/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.