Pasar Ikan Murah Diskan Berau Resmi Jadi Agenda Rutin Tekan Inflasi dan Stunting

oleh -59 views
Pasar Ikan Murah, yang digelar di Gunung Tabur beberapa waktu yang lalu. dok

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS — Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Berau memperkuat langkah konkret dalam menekan laju inflasi serta mencegah stunting melalui program Pasar Ikan Murah. Kegiatan yang dirancang sebagai agenda rutin bulanan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor bersama Gerakan Pangan Murah serta Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau.

Kepala Diskan Berau, Abdul Majid, menjelaskan bahwa sinergi ini turut merangkul para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang produknya berkaitan erat dengan sektor perikanan. Kolaborasi tersebut juga melibatkan Dinas Pangan dan Perum Bulog guna memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

“Kolaborasi ini menciptakan nuansa ekonomi dan ketahanan pangan yang kuat. Kami juga bekerja sama dengan teman-teman Dinas Pangan dan Bulog, walaupun pada pelaksanaan kemarin stok minyak goreng sempat habis dan hanya tersedia beras,” ujar Majid.

Menanggapi fluktuasi daya beli masyarakat serta masukan terkait selisih harga, pihak Diskan Berau langsung melakukan evaluasi cepat. Majid telah menginstruksikan jajarannya untuk menyesuaikan harga jual agar memberikan keuntungan ekonomis yang nyata bagi warga.

“Tidak mungkin setiap kita adakan selalu sukses besar, pasti ada fluktuasinya. Mengenai harga, saya sudah minta ke teman-teman agar bisa dikurangkan sedikit sehingga ada selisih yang jelas bagi masyarakat,” tegasnya.


Lokasi Strategis di TPI

Terkait pemilihan lokasi, Diskan Berau konsisten memusatkan kegiatan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Menurut Majid, kawasan TPI jauh lebih efektif, efisien, dan higienis dibandingkan menggelar acara di lapangan terbuka yang berisiko menimbulkan masalah kebersihan akibat sisa produk perikanan.

“Kalau kita pakai lapangan terbuka, mau tidak mau harus melibatkan teman-teman di DLHK untuk menyiram dan membersihkan. Limbah ikan ini kan sangat cepat berbau busuk. Kalau di TPI, tempatnya memang sudah peruntukannya, jualnya enak, membersihkannya juga gampang,” terangnya.

Selain memudahkan aspek operasional dan kebersihan, lokasi TPI juga diharapkan mampu bertransformasi menjadi alternatif wisata belanja ringan bagi ibu rumah tangga.

Ke depan, Diskan Berau memastikan program Pasar Ikan Murah akan terus diimprovisasi dan dijadwalkan secara berkala setiap bulan demi memperluas jangkauan dan manfaat bagi masyarakat luas.

“Produk utama dan tujuan kita jelas: menekan inflasi, mengatasi stunting, dan terus mensosialisasikan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Ini tidak akan berhenti, pokoknya jalan terus dan wajib rutin sebulan sekali,” pungkas Majid.

(adv/kom26/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.