Kampung Batu Batu Ciptakan Brand Lokal: Motif Udang Galah Diandalkan Pasca Pelatihan Membatik

oleh -362 views
PEMBUKAAN Pelatihan membatik, Kepala Kampung Batu Batu Abdul Basit menyerukan warga tidak lagi hanya mengandalkan potensi alam di sekitar, tetapi juga memiliki kemampuan dan kreativitas diri yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. foto dok Roly Evanaly

GUNUNG TABUR, DIMENSINEWS – Pemerintah Kampung Batu Batu, Kecamatan Gunung Tabur, menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas hidup dan keterampilan warganya. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan pelatihan membatik intensif pada akhir November lalu di Pendopo Kantor Kampung Batu Batu.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini menghadirkan Roly Evanaly, pembatik kondang yang namanya sudah dikenal luas di Kabupaten Berau. Sebanyak 25 peserta dari kalangan warga setempat memanfaatkan ajang penyuntikan ilmu ini secara maksimal.

Kepala Kampung Batu Batu, Abdul Basit, menuturkan bahwa inisiatif ini bertujuan agar warga tidak lagi hanya mengandalkan potensi alam di sekitar, tetapi juga memiliki kemampuan dan kreativitas diri yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

“Kami dari Pemerintah Kampung sangat mendukung dan memberikan semangat kepada peserta membatik ini, mudahan ini akan terus berjalan. Manfaatkan waktu selama tiga hari, yang diberikan materi oleh instruktur pembatik,” ungkap Abdul Basit.

Dukungan Alat untuk Produksi Kelompok

Komitmen Pemerintah Kampung untuk memberdayakan warganya ditunjukkan dengan menyediakan fasilitas penunjang. Seluruh alat batik yang digunakan selama pelatihan telah dibeli oleh Pemerintah Kampung agar setelah acara selesai, warga dapat langsung berproses secara berkelompok untuk memproduksi batik dengan kearifan lokal daerah.

Sekretaris Kampung, Rinda, menyatakan dukungannya agar pelatihan ini berdampak pada kemandirian ekonomi warga. “Semoga ada muncul pembatik dari Batu Batu yang bisa menciptakan batik secara komersial sebagai bonus pemberdayaan warga kampung dengan dukungan yang luar biasa dari Pemerintah Kampung,” ujarnya.

UDANG galah diunggulkan untuk menjadi brand lokal batik kampung Batu Batu. foto Roly Evanaly

Udang Galah Jadi Identitas Lokal
Sementara itu, instruktur Roly Evanaly berharap pelatihan ini tidak berhenti sampai di sini. Ia menyebut bahwa telah dibentuk kelompok pembatik dan dibuat grup komunikasi (WhatsApp Group/WAG) guna memantau dan membimbing peserta pasca-pelatihan.

Roly menambahkan, motif yang diunggulkan dan menjadi brand di Kampung Batu Batu adalah motif Udang Galah. Motif ini dipilih karena selama ini Kampung Batu Batu sangat terkenal dengan hasil dari udang galah, yang merupakan potensi sumber daya alam dan kearifan lokal yang kuat. Selama pelatihan, masing-masing peserta telah mengkreasikan motif udang galah tersebut di atas kain mereka.

(adv/kom25/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.