“Jangan Ada Lagi Anak Putus Sekolah, DPRD Berau Minta Pemkab ‘Jemput Bola’

oleh -714 views
Elita Herlina

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS– Persoalan pendidikan di wilayah pelosok kembali menjadi sorotan tajam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau. Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menegaskan bahwa jarak geografis tidak boleh lagi menjadi alasan bagi anak-anak di pedalaman, khususnya di Kecamatan Kelay, untuk berhenti mengejar cita-cita.

Elita meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk lebih masif dan progresif dalam melakukan sosialisasi serta pembenahan fasilitas pendidikan agar tidak ada lagi anak yang putus sekolah.


Sentuh Kesadaran Orang Tua

Menurut Elita, tantangan terbesar pendidikan di pedalaman bukan hanya soal infrastruktur, melainkan pola pikir. Ia menilai banyak orang tua yang belum sepenuhnya menyadari bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan.

“Kita ingin memastikan tidak ada satupun anak di Berau yang tertinggal, termasuk mereka yang tinggal di jantung pedalaman. Namun, hal pertama yang harus kita ‘sentuh’ adalah kesadaran orang tua. Tanpa dukungan orang tua, fasilitas semegah apa pun tidak akan maksimal,” tegas Elita.


Asrama Sekolah: Solusi Jarak yang Belum Terjamah Informasi

Menanggapi keluhan klasik mengenai jauhnya jarak tempuh dari kampung ke sekolah, Elita mengingatkan bahwa pemerintah sebenarnya telah menyediakan solusi berupa fasilitas asrama, terutama untuk jenjang SMA.

Sayangnya, informasi mengenai fasilitas ini dinilai belum tersampaikan dengan baik kepada masyarakat di pelosok. DPRD mendorong agar Pemkab melalui instansi terkait tidak hanya menunggu di kantor, tetapi turun langsung ke kampung-kampung.

“Pemerintah daerah harus lebih sering sosialisasi ke kampung-kampung. Beri pemahaman bahwa anak mereka bisa sekolah dengan aman karena ada asrama. Jangan sampai anak-anak kita terbebani jarak jauh sementara solusinya sudah ada tapi mereka tidak tahu,” tambahnya.

Benahi Sarana yang Masih Kurang
Meski mengapresiasi langkah yang sudah ada, Elita memberikan catatan kritis agar Pemkab Berau tetap melakukan evaluasi dan pembenahan pada sarana serta prasarana penunjang lainnya.

1. Pemerataan Akses: Memastikan sekolah di pelosok memiliki standar yang layak.

2. Peningkatan Fasilitas: Menambah sarana penunjang yang masih kurang agar siswa nyaman belajar.

3. Sosialisasi Masif: Mengupayakan agar pesan pentingnya pendidikan sampai ke telinga setiap warga di pedalaman.

“Intinya adalah konsistensi. Pemerintah harus memastikan pemahaman tentang pentingnya sekolah ini benar-benar meresap ke masyarakat. Pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk Berau,” tutupnya dengan tegas.

(adv/dprd26/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.