indungi Anak di Dunia Maya, Diskominfo Berau Sosialisasi PP Tunas

oleh -101 views
Sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak. foto Kominfo Berau

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Dunia digital bagai pisau bermata dua bagi anak-anak. Di satu sisi membuka gerbang ilmu, di sisi lain menyimpan risiko eksploitasi. Merespons tantangan ini, Pemerintah Kabupaten Berau bergerak cepat membentengi generasi mudanya melalui Sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak—atau yang akrab disebut PP Tunas.

Acara yang mengusung tema “Mewujudkan Ruang Digital yang Aman, Sehat, dan Ramah Anak melalui Penguatan Tata Kelola Sistem Elektronik” ini digelar di Ruang Sangalaki, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Berau, Selasa (23/6/2026).

Mewakili Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum, dan Kesra, Warji, membuka agenda krusial ini. Hadir sebagai peserta, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Teluk Bayur Edi Baskoro, hingga insan pers setempat.

Kolaborasi, Bukan Kerja Sendirian
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, menegaskan bahwa hadirnya PP Tunas merupakan langkah strategis negara demi menciptakan ekosistem digital yang sehat. Namun, regulasi ini tidak akan berdampak tanpa adanya aksi bersama.

“Perlindungan anak di era digital tidak bisa dilakukan secara parsial (terpisah-pisah). Ini butuh kolaborasi dan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, platform digital, media, hingga orang tua,” ujar Didi dalam laporannya.

Apresiasi senada juga datang dari Warji. Ia mengingatkan bahwa anak-anak adalah aset masa depan yang paling rentan menjadi target kejahatan siber jika tidak dibekali proteksi yang kuat.

“Pemkab Berau mendukung penuh langkah ini. Kita butuh komitmen bersama agar anak-anak kita bisa tumbuh di lingkungan digital yang edukatif dan bebas dari eksploitasi,” tegas Warji menyampaikan pesan Bupati.
Cerdas di Layar, Bijak di Kehidupan Nyata

Untuk mengupas tuntas implementasi aturan baru ini, Diskominfo Berau menghadirkan narasumber dari Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur, Fahmy Asa.

Dalam paparannya yang bertajuk “Mewujudkan Generasi Emas Berau yang Cerdas di Dunia Maya dan Bijak di Dunia Nyata”, Fahmy menekankan bahwa kuncinya ada pada literasi digital. Menurutnya, membatasi akses gawai saja tidak cukup; anak-anak harus diajari cara mendeteksi risiko di internet secara mandiri.

“Kemampuan memanfaatkan teknologi harus berjalan beriringan dengan sikap bijak. Dengan literasi yang baik, internet akan menjadi sarana kreativitas, bukan sumber ancaman,” jelas Fahmy.

Melalui sosialisasi PP Tunas ini, Pemkab Berau berharap seluruh stakeholder memiliki frekuensi yang sama untuk mengawal ruang digital yang ramah anak. Langkah ini menjadi fondasi penting demi mencetak Generasi Emas Berau yang tidak hanya cerdas digital, tetapi juga berkarakter kuat di masa depan.

(adv/kom26/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.