Kado Kemerdekaan dari Debora: Wakili Kaltim Jadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Nasional

oleh -10 views
Menerima penghargaan dari Pemkab, diserahkan Bupati Sri Juniarsih Mas . foto Prokopim

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Riak tepuk tangan ribuan pasang mata membahana di Lapangan Pemuda Tanjung Redeb, Senin (17/8/2026). Di tengah suasana khidmat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, nama Debora Irene Winner Silitonga bergema nyaring melalui pengeras suara.

Saat Rahmawati MC Peringatan HUT RI memanggil namanya untuk maju menerima penghargaan, senyum sumringah memancar jelas dari wajah siswi kelas 12 SMAN 1 Berau ini. Langkah kakinya mantap menuju podium kehormatan. Di hadapan jajaran pejabat daerah dan masyarakat Bumi Batiwakkal, Debora menerima piagam penghargaan yang diserahkan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, didampingi Wakil Bupati Gamalis.

Pagi itu menjadi momen apresiasi berharga atas capaian luar biasanya menyabet Juara 1 Pemilihan Remaja Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (PPKLLAJ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang berlangsung di Samarinda, 11–12 Agustus 2026 lalu. Atas raihan ini, Debora resmi menyandang gelar pelopor keselamatan dan menjadi wakil tunggal Kaltim untuk melaju ke kompetisi serupa di tingkat nasional pada September mendatang.

Debora Irene Winner Silitonga saat menerima hadiah di ajang Pemilihan Remaja Pelopor Keselamatan Lalu Lintas di Samarinda, 11-12 Agustus 2026. foto dok

Perjuangan Panjang dan Inovasi ‘SKENA InnovAction’
Capaian gemilang ini tidak diraih Debora secara instan. Pada tahun 2025 lalu, ia sempat melangkah di ajang yang sama namun terhenti di tingkat kabupaten. Bukannya patah semangat, pengalaman tersebut justru menempa kedewasaannya untuk kembali bangkit.

“Momen paling berkesan adalah ketika menunggu pengumuman bersama finalis asal Samarinda. Saat itu kami sama-sama menunggu siapa yang akan menyabet selempang Juara 1. Antara tegang, tidak percaya, dan bersyukur saat nama saya yang diumumkan,” kenang putri kedua dari pasangan Marihot Moses Silitonga dengan Lusi Murni Simatupang ini.

Ketertarikan gadis kelahiran Samarinda 3 Februari 2009 ini, ada pada isu keselamatan jalan raya bermula dari keprihatinannya melihat sikap apatis sesama remaja terhadap aturan berlalu lintas, seperti penggunaan helm dan ketaatan pada rambu-rambu. Berangkat dari kondisi tersebut, Debora merancang terobosan bernama SKENA InnovAction, sebuah program kampanye interaktif berbasis gamifikasi digital.

Gagasan inovatif ini menyajikan materi etika berlalu lintas, pemahaman rambu, serta Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) dalam format website yang terintegrasi dengan teknologi Augmented Reality (AR) 3D. Tak berhenti di situ, aplikasi ini dilengkapi permainan multiplayer serta gerakan nyata bertajuk SKENA Commit and Remind—yaitu stiker komitmen tertib lalu lintas yang ditempel pada kendaraan pelajar.

“Saya ingin mengubah pola pikir pelajar bahwa keselamatan lalu lintas bukan hanya tanggung jawab polisi atau pemerintah, tetapi juga tanggung jawab setiap individu,” tegasnya.

Membagi Waktu dan Menatap Panggung Nasional
Sebagai siswi kelas 12, membagi waktu antara jadwal akademik yang padat dan persiapan kompetisi menjadi tantangan terbesar bagi Debora. Namun, kedisiplinan dan skala prioritas yang tertata membuatnya mampu melewati setiap tahapan tanpa mengorbankan pendidikan sekolahnya.

Kini, menjelang keberangkatannya mewakili Kalimantan Timur di tingkat nasional, Debora terus menyempurnakan inovasi SKENA InnovAction agar dampaknya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat luas.

Dukungan penuh dari orang tua, SMAN 1 Berau, Dinas Perhubungan Kabupaten Berau, serta Pemkab Berau menjadi bahan bakar semangatnya untuk melangkah lebih jauh.

“Penghargaan dari Ibu Bupati tadi pagi bukan sekadar piala, melainkan amanah dan tanggung jawab untuk terus berbuat lebih banyak. Saya ingin membuktikan bahwa kepercayaan ini dapat diwujudkan melalui aksi nyata dan edukasi yang berkelanjutan,” tuturnya.

Pesan untuk Generasi Muda Berau
Menutup perbincangan, putri daerah yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ini menyampaikan pesan menyentuh untuk rekan-rekan sebaya di Kabupaten Berau.

“Kita semua memiliki mimpi dan masa depan yang ingin dicapai. Karena itu, jangan sampai satu kelalaian di jalan menghalangi kita untuk mewujudkannya. Mari bersama-sama membangun generasi muda yang peduli dan menuju Zero Accident,” pungkas Debora.

(Helda Mildiana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.