Pemprov Kaltim Pastikan Bantuan untuk Veteran Tetap Berlanjut Meski Ada Efisiensi Anggaran

oleh -304 views
Andi Muhammad Ishak

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan program bantuan sosial bagi para veteran dan janda veteran tetap berjalan pada tahun anggaran mendatang, meskipun kebijakan efisiensi anggaran akan diberlakukan. Kepastian ini ditegaskan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghormati jasa para pejuang yang telah berkontribusi besar bagi negara dan daerah.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kaltim, Andi Muhammad Ishak, menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan para veteran tidak akan berkurang. Ia menekankan bahwa penghargaan terhadap jasa pahlawan tetap menjadi prioritas dalam kebijakan sosial daerah.

“Bantuan bagi para veteran maupun janda veteran masih diberikan dalam bentuk uang tunai dengan besaran yang sama seperti tahun sebelumnya,” ujar Andi, Selasa (11/11/2025).

Dinas Sosial mencatat terdapat 135 veteran yang masih hidup dan terdaftar di Kalimantan Timur, serta 256 janda veteran yang berhak menerima bantuan. Nilai bantuan ditetapkan sebesar Rp3 juta per veteran dan Rp2,5 juta per janda veteran setiap tahun. Penyaluran untuk tahun ini dilakukan serentak pada Oktober, termasuk bantuan khusus bagi janda veteran yang masing-masing menerima Rp2,5 juta.

Selain bantuan rutin tahunan, Pemprov Kaltim juga menyediakan bantuan pendidikan untuk anak-anak veteran. Kebijakan khusus ini mencakup pembiayaan penuh selama mereka menempuh pendidikan di wilayah Kaltim. Andi menyebut, nilai bantuan bagi veteran juga mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

“Dulu saat saya masih di Biro Kesejahteraan Rakyat, nominalnya sempat berada di angka Rp2 juta, lalu meningkat menjadi Rp2,5 juta, dan sekarang Rp3 juta,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa meski belum ada rencana untuk mengubah pola penyaluran bantuan menjadi bulanan, peluang lahirnya kebijakan baru dari Gubernur Kaltim tetap terbuka—baik berupa penyesuaian nilai maupun bentuk penghargaan lainnya.

Ketika kebijakan efisiensi anggaran mulai diberlakukan tahun depan, Andi memastikan program bantuan bagi veteran dan janda veteran tetap menjadi prioritas utama.

“Meskipun ada efisiensi, kami tetap menempatkan veteran dan janda veteran sebagai penerima prioritas,” tegasnya.

Jumlah veteran di Kalimantan Timur diketahui terus menurun setiap tahun. Jika dua tahun lalu masih tercatat 169 orang, kini hanya 135 yang masih aktif terdata. Menutup penjelasannya, Andi menegaskan bahwa pemberian bantuan sosial tersebut merupakan kewajiban moral dan tanggung jawab pemerintah.

“Memberikan penghargaan kepada para veteran adalah kewajiban pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah,” pungkasnya.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.