Pemprov Kaltim Tekankan Posyandu sebagai Garda Terdepan Tekan Stunting

oleh -1,023 views
Rudy Mas'ud

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menurunkan angka stunting kembali dipertegas dengan penempatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai lini utama pelayanan kesehatan ibu dan anak. Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menilai penguatan posyandu menjadi fondasi penting dalam mempercepat pencegahan stunting di seluruh wilayah.

Gubernur Harum menyebut posyandu selama ini merupakan layanan kesehatan terdekat bagi masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas lembaga ini dianggap berpengaruh langsung terhadap keberhasilan daerah dalam membangun generasi yang sehat dan bebas stunting.

“Pelayanan kesehatan masyarakat tidak hanya sebatas dibawa ke rumah sakit maupun puskesmas, melainkan didukung adanya gerakan yang aktif dari posyandu. Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya, Kamis (27/11/2025).

Ia menambahkan, fungsi posyandu tidak hanya pada pemeriksaan kesehatan rutin, tetapi juga edukasi terkait gizi, pola pengasuhan, serta deteksi dini yang berkaitan dengan risiko stunting. Peran tersebut, menurut gubernur, semakin penting terutama bagi keluarga di daerah yang sulit dijangkau.

Posyandu juga diharapkan mampu memperluas jangkauan hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), sehingga layanan kesehatan dasar tetap dapat diakses oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

Mengingat besarnya beban kerja kader posyandu, Pemprov Kaltim meminta dukungan penuh dari perangkat daerah untuk memastikan layanan tetap optimal. Selain itu, gubernur mendorong partisipasi sektor swasta melalui program CSR guna memperkuat gerakan kesehatan berbasis komunitas tersebut.

Gubernur Rudy Mas’ud menilai kolaborasi lintas pihak menjadi langkah strategis untuk mempercepat penurunan prevalensi stunting. “Melalui gerakan posyandu yang aktif, diharapkan Pemprov Kaltim maupun kader-kader posyandu dapat mencegah terjadinya stunting dan mampu menurunkan prevalensi stunting,” katanya.

Upaya ini sekaligus menegaskan posisi posyandu sebagai pilar penting dalam membangun generasi emas Kalimantan Timur yang sehat, produktif, dan berdaya saing, sejalan dengan target nasional penurunan stunting secara signifikan.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.